Sunday, October 30, 2016

Wisata Mirip Raja Ampat Berada Di Bali (Pulau Seribu Nusa Penida)

Traveling Nusa Penida Bali Mirip Raja Ampat

Wisata Mirip Raja Ampat Di Bali - Kali ini httmworld.com akan share info traveling yang mungkin belum anda ketahui. Keindahan seperti Raja Empat yang sudah mendunia ternyata juga dapat dirasakan sensasinya di Bali. Simak kisah menariknya seperti yang kami kutip dari halaman TribunNews

Nusa Penida, satu kawasan wisata di Bali yang sudah tidak asing lagi bagi wisatawan lokal maupun asing.

Bahkan banyak wisatawan asing yang selalu ingin kembali ke Nusa Penida saat berlibur ke Bali.

Alamnya masih murni, pemandangannya memukau, ditambah lagi pantai yang tenang berpasir putih, serta gua kapur, dan bukit yang indah hingga tebing karang di tepian laut.
Satu di antara sekian tempat yang berhasil menyihir pengunjung adalah Pulau Seribu yang terletak di Banjar Pelilit, Desa Tanglad, Kecamatan Nusa Penida.

Tempat wisata ini berada di sebelah Pantai Atuh yang sempat populer belakangan ini.
Pulau Seribu adalah sebuah bukit yang berada di atas laut dan memiliki pemandangan yang luar biasa.

Seseorang akan segera terkagum tatkala melihat susunan bebatuan dan tebing-tebing seperti benteng yang melindungi bukit ini.
Untuk mencapai tempat ini, pengunjung harus berkendara selama satu jam dari Pelabuhan Buyuk.

Setelah sampai di sana, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan tracking selama kurang lebih 15 menit dari tempat parkir. Pengunjung akan melewati jalan setapak dan menuruni bukit yang sedikit terjang.

Terdapat tangga sederhana yang dibuat dari tanah dan batu kapur yang dibangun oleh warga setempat.

Jika ada tanah yang licin dan rawan longsor, akan ditambahkan kayu sebagai penyanganya.
Sangat sederhana dan sedikit menantang. Ada juga tali tambang yang melintang sepanjang jalan yang berfungsi sebagai pegangan pengunjung agar tidak terpeleset saat berjalan.

Rasa lelah setelah menuruni bukit dan melintasi tegalan, akan terbayar sempurna setelah menginjakkan kaki di Pulau Seribu.

Di sana pengunjung akan melihat pemandangan pantai dengan pulau-pulau kecil berjejer di tengah samudra.

Selain itu, di sekitarnya terlihat pula tebing-tebing yang menjulang ke atas jurang dan perbukitan. Di pinggir bukit, diberi pembatas yang terbuat dari kayu.

Di ujung bukit juga dibangun fasilitas tempat istirahat seperti wantilan kecil, dilengkapi pula dengan padmasana untuk persembahyangan.

Menurut wisatawan setempat, Komang Wangi Cahyani yang akrab disapa Mangut, pemandangan di Pulau Seribu hampir mirip dengan pemandangan di Raja Ampat, Papua.
“Saya berkunjung di sini, saya ngerasa berada di Raja Ampat. Tidak rugi saya jauh-jauh datang ke sini, meskipun kaki pegal akibat nurunin bukit yang tadi itu.

Pemandangannya sangat indah, pokoknya alam Nusa Penida is the best,” ungkap Mangut sembari mengacungkan kedua jempolnya.

Di tempat wisata ini, juga terdapat rumah pohon yang berukuran mungil.

Walaupun terlihat kecil, tapi rumah pohon ini kuat dan aman.
Warga setempat menyebut rumah pohon ini sebagai Rumah Pohon Batu Molenteng.
Lokasinya sedikit ekstrem yakni berada di atas pohon yang tidak terlalu besar tapi mempunyai banyak cabang.

Untuk mempermudah wisatawan masuk ke dalam rumah pohon, terdapat tangga kayu yang disusun rapi.

Ada juga tali tambang sebagai pegangannya.
Dari atas Rumah Pohon Batu Molenteng, pengunjung bisa melihat pemandangan yang lebih menakjubkan.

Hamparan samudra serta tebing-tebing terlihat begitu lebih indah.
Terlebih deburan ombak yang menghantam pulau-pulau kecil, sangat mempesona.
Tidak jarang jika pengunjung silih berganti datang ke tempat wisata ini.

Apalagi saat libur hari raya, pengunjung bisa mencapai ratusan orang dalam seharinya.
Jika ingin berkunjung ke tempat ini, seseorang hanya cukup membayar parkir sebesar Rp 5 ribu.

0 comments:

Post a Comment